Bilik hati perlahan mengatup Tajamnya mata yang kian meredup Kertakan rahang-rahang terkatup Pelukan itu tak lagi erat Dan langkahku kini terasa berat Sakit yang kian mendekap Karena bunga hitam yang siap di semat. Sendiriku dalam kamar pengap Bersandarku pada dnding yang lembab Mencoba mengusir gelap yang mendekat Sampai…sampailah aku pada jalan itu Jalan yang menuju matahari kehidupan terbenam Membawa semua impian dan harapku Peluk aku erat-erat Genggam tanganku dengan hangat Dekaplah aku walau sesaat Bukan anak tapi sahabat Karena ceritaku kini tamat…
09 Desember '83 - 15 Juni 2005
15 Januari 2010
Selamat Jalan kakak tersayang.....
Another rainy day @ Parijs Van Java....
Mendung, udara lembab menyelimuti…
Namun oleh ku semua tampak berbeda..
Karena mega berwarna abu-abu itulah..
Yang mengantarkan dia sampai kepadaku…
Yang ku sambut dengan pelukan hangat namun terbungkus rapi dalam senyumanku..
Aku berkata padanya :“ingin ku genggam tanganmu!” melalui rona merah pipiku
Aku berkata padanya :“ingin ku slalu di sampingmu!” melalui gelisah bahasa tubuhku..
Aku berkata padanya :“ku suka hangatnya tawamu!” melalui tatapan mataku…
Andai ia tahu…
Kebisuanku bukan karena ku tak berdaya…namun kebisuanku adalah…
Cinta yang sedang bermain bersama waktu…
Dan aku sedang menunggu, kapan waktu itu datang mengantarkan cintaku…
Hai awan…angin, dan kabut bisikan padanya tentang isi hatiku…mengapa kalian bersembunyi dalam kelabu?
Langganan:
Postingan (Atom)
